AWAS... Membaca Novel Ini Bisa Menyebabkan KETAGIHAN, PENASARAN DAN KECANDUAN

Mau Coba dan Buktikan?

Kisah Tentang Hidup Mati, Cinta Benci, Harta Tahta & Wanita, Tawa dan Tangis Airmata, Pertemuan dan Perpisahan, Perjuangan, Persahabatan dan Pengkhianatan

Wow Amazing... Terjual Lebih dari 19.571 Pcs
Spesial Edition: Inilah 10 Novel Mega Best Seller untuk Pecinta Novel Sejati
Mau Baca Sinopsisnya? Silakan Klik Masing-masing Judul di Bawah

Hadwan dipertemukan takdir dengan seorang gadis shalihah ‘bermata tulus’ yang hanya dalam hitungan detik benar-benar mencuri hatinya. Lebih dari itu, ternyata mereka pun ditakdirkan berada dalam kampus yang sama. Benih cinta yang terus menemukan pembenaran pada sosok gadis shalihah itu. Tanpa pernah terucapkan, tanpa pernah terungkapkan, terahasia amat dalam. Hanya melahirkan sikap dingin tanpa tanda-tanda kekaguman. Hanya membuang muka tanpa kata. Bahkan kekhawatiran ‘bertepuk sebelah tangan’.

Adalah Hasya, gadis shalihah ‘bermata tulus’ yang telah mengagumi penulis kharismatik itu sekian lama, Hadwan. Giat mengoleksi setiap bukunya yang diterbitkan. Tahun-tahun yang berlalu dengan rasa yang terpendam seutuhnya. Tanpa pernah saling sapa dan bicara. Hanya menunduk malu tanpa suara. Hingga waktu memisahkan mereka.

Hidup bersama ibu tercinta, ibu yang sangat dihormati dan dirawatnya sepenuh hati dan jiwa, Hadwan harus rela menerima pernikahan yang diatur sang ibu untuknya. Meski Hadwan tidak pernah mengerti apa alasan sang ibu memilihkan untuknya seorang istri yang jauh dari kata shalihah.

Lalu hari-hari penuh kejutan pun datang, konflik, air mata, dan banyak hal yang justru mengeratkan ‘persahabatan’ Hadwan-Kafiya. Serta satu per satu ‘rahasia’ yang terungkap membuat Hadwan bagai terlempar menyadari sekian banyak kejutan takdir dan kehidupannya.

Orang tua Mahyra yang polos dan sederhana langsung menerima lamaran Pak Adrian dan istrinya meskipun saat itu putri mereka tidak ada di rumah. Tentu saja, hal ini membuat Mahyra kaget dan bingung. Bagaimana mungkin ia menikah dengan pria yang sama sekali tidak ia kenal sebelumnya. Ini semua gara-gara Aulia, adik sepupunya yang minta tolong Mahyra untuk membesuk Pak Adrian sewaktu beliau dirawat di rumah sakit akibat serangan jantung.

Mahyra, gadis penolong dan baik hati, langsung menyanggupi permintaan si adik sepupu. Ia pun berinisiatif membuat menu khusus penderita penyakit jantung untuk Pak Adrian. Tak disangka, kedatangannya ke rumah sakit membuat Pak Adrian dan istrinya begitu terkesan. Mereka mengira gadis shalihah itu adalah calon istri yang ingin dikenalkan oleh putra semata wayang mereka, Danan Malih Adrian. Maka, begitu dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang, Pak Adrian dan istrinya langsung melamar Mahyra kepada orang tuanya.

Meskipun di kemudian hari sang putra memperkenalkan Aulia sebagai calon istrinya, Pak Adrian tetap bersikeras tidak mau membatalkan lamaran dan justru memerintahkan agar putranya menikah dengan Mahyra secepatnya. Merasa tertantang untuk menaklukkan gadis berjilbab syar’i nan sederhana yang berani mengatakan bahwa dirinya adalah laki-laki yang kurang beriman, Danan pun bersedia untuk menikahi gadis pilihan orang tuanya tersebut.

Benarkah pernikahan itu dilakukan hanya demi ego dan harga diri? Ataukah diam-diam Danan mulai jatuh hati pada Mahyra? Akankah Mahyra patuh pada perintah kyai untuk tetap menerima lamaran orang tua Danan yang awalnya salah alamat? Sanggupkah ia membimbing Danan menjadi suami yang saleh? Akankah Aulia tinggal diam diputus sepihak oleh kekasihnya yang sudah memacarinya selama enam tahun? Bagaimana pula hubungan kakak dan adik sepupu itu selanjutnya?

Kepulangan Aira dari rumah perawatan di pulau terpencil tidak sesuai ekspektasi yang dibayangkan. Ia merasa ayahnya selalu bersikap dingin terhadapnya. Ibunya juga seperti menutupi sesuatu. Bahkan, bibi pembantu di rumahnya, selalu ketus dan menatapnya aneh penuh kebencian. Aira bingung kenapa orang-orang di rumahnya tidak terlihat bahagia saat ia pulang. Tidakkah mereka rindu terhadap dirinya yang sudah lebih dari 1,5 tahun menjalani terapi di rumah perawatan yang aneh itu.

Satu-satunya orang yang terlihat gembira dan menyambutnya dengan antusias adalah anak perempuan yang berusia sekitar tiga tahun di atasnya. Ia mengaku benama Karina dan berulang kali meyakinkan bahwa ia adalah kakak Aira. Namun, kenapa ia bisa lupa kalau punya sorang kakak? Dan anehnya lagi, mengapa hanya dia yang bisa melihat dan bercakap-cakap dengan Karina? Bahkan, semua orang di rumahnya selalu bilang bahwa Aira adalah anak tunggal dan tidak memiliki kakak maupun adik.

Aira semakin bingung dengan dirinya yang sekarang. Belum lagi mimpinya yang berulang-ulang tentang masa kecilnya bersama Karina dan Vano. Dalam setiap mimpinya, Karina selalu bersikap manis terhadap Aira kecil meskipun Aira selalu jutek dan kasar. Aira selalu merasa iri terhadap sang kakak yang sangat disayang oleh ayah dan ibunya. Dan, anak laki-laki bernama Vano itu selalu datang dan menghibur Aira kecil yang jiwanya kesepian.

Asing semakin terasa ketika ia kembali ke rumah perawatan itu dan menemui Helena juga Vano. Ia selalu merasa nyaman saat berada di dekat Vano. Apakah dia orang yang sama dengan Vano di masa lalu yang ia lihat dalam mimpinya? Lalu, di manakah Karina sekarang? Kenapa semua orang berusaha menutupi keberadaannya? Apakah Karina yang ia lihat hanya halusinasinya? Apa sebenarnya yang telah terjadi dengan Aira di masa lalu? Kenapa ia harus diasingkan di rumah perawatan?

Satu demi satu tabir mulai terkuak tentang Karina, tentang orang tuanya, Vano, dokter dan suster yang selama ini menangani para pasien. Labirin kenangan penuh konflik dan rahasia, membuat semua orang terpana dan tidak menyangka sama sekali atas apa yang terjadi.

Mimpi menjadi seorang seniman besar ternyata tak semudah yang ia bayangkan. Dalam perjalanannya, Fikri harus melewati getir pahit dan liku takdir kehidupan. Satu per satu, ujian itu harus ia rasakan. Menjelang detik-detik pernikahannya dengan Leni, bunga kampus yang menjadi pujaan hatinya, harus kandas karena tiba-tiba Leni malah harus menikah dengan pria lain.

Belum reda kecamuk kesedihan di dadanya, Fikri harus terlibat pula dalam permasalahan Irul, sahabat karibnya. Irul memiliki masalah super besar dengan Lidya, gadis cina yang cantik jelita, yang sudah ia anggap seperti adiknya sendiri meskipun berbeda keyakinan. Fikri harus terlibat lebih dalam dan terjebak dalam sebuah dilema. Dan ternyata, penderitaan Fikri makin berat dengan takdir yang dialami oleh kedua orang tuanya dan adik perempuan semata wayangnya.

Fikri tersungkur dalam kebingungan dan kesedihan mendalam. Segala emosi jiwa yang terpendam lantas ia ejawantahkan pada bakatnya membuat lukisan dari pasir hingga mengundang kehadiran seorang perempuan bermata biru, Shira, yang membuatnya jadi penasaran karena selalu menanyakan makna setiap lukisan pasirnya.

Fikri pun merenungi segala takdirnya membuatnya semakin menintikkan air mata dan mencoba menata kembali perjalanan hidupnya yang semula ia anggap lantak.

Lantas, bagaimana dengan perempuan bermata biru itu? Akankah tetap hadir jadi penghibur dalam kegetiran hidupnya? Ataukah malah Leni, cinta pertamanya itu yang akan tiba-tiba hadir di kehidupannya kini? Bagaimanakah adik tersayangnya? Bagaimana pula menyelesaikan konflik yang dibuat oleh sahabat karibnya itu? Haruskah ia jadi malaikat bagi Lidya yang diam-diam sangat mengaguminya?

Meskipun berbeda dengan kehidupan di dunia pesrantren, Kamila harus bisa segera beradaptasi dengan lingkungan barunya di sekolah umum. Beruntung ada Ghiffari, kakaknya yang cukup populer di SMA elit itu, yang selalu siap menjaganya. Dan berkat Adam, ketua kelasnya, Kamila mulai terlibat dalam kegiatan di sekolah. Tidak bisa dipungkiri lagi, rasa suka dan saling mengagumi tumbuh di hati kedua remaja itu. Awalnya, Kamila masih ragu dan trauma. Ia tidak ingin patah hati untuk kedua kali.

Tetapi, melihat keseriusan Adam untuk saling menjaga perasaan dan tidak berlebihan dalam menjalani hubungan, Kamila mulai memantapkan hati untuk melupakan masa lalu yang perih. Bahkan, ia yakin kehadiran Adam akan menambah kecintaannya kepada Allah. Namun, semesta justru memberitahu bahwa Rafa, sahabat karib kakaknya, adalah masa lalu Kamila. Ya, sang ketua OSIS yang atheis itu adalah orang yang membuatnya terpenjara dalam kenangan luka lama. Padahal Kamila sudah bertekad untuk membantu cowok berkebangsaan Aussie ini untuk kembali mengenal Tuhan.

Dan, barangkali, Allah masih ingin menguji para pecinta-Nya. Adam dijodohkan dengan putri kyai. Di satu sisi, ia sangat mencintai Kamila. Ia ingin menikahi gadis shalihah itu setelah lulus sekolah dan mengajaknya untuk melanjutkan kuliah ke Mesir bersama-sama. Namun, di sisi lain, ia tidak ingin mengecewakan kedua orang tuanya.

Sanggupkah Adam menolak perjodohan itu? Ataukah, ia memilih mengorbankan perasaannya pada Kamila dan tega mematahkan hatinya? Akankah Kamila mendukung Adam untuk menerima perjodohan tersebut untuk menunjukkan baktinya kepada orang tua dan kyai? Bagaimana pula perjalanan Rafa dalam mencari Tuhan? Bagaimana sebenarnya perasaan Rafa terhadap Kamila? Segala lika-liku perjalanan anak Adam untuk menjemput cinta-Nya tersaji penuh intrik dalam cerita yang sarat petualangan batin ini.

Kebahagiaan yang menyelimuti Fikri dalam menanti kehadiran sang buah hati rupanya harus terganggu dengan kerikil masa lalu yang dibawa oleh Shira. Mahligai rumah tangga mulai tersibak menghadirkan problema. Jo, teman sekantor Shira ternyata masih menyimpan perasaan lama padanya membuat Fikri murka karena sebuah fitnah yang mendera istrinya.

Di sisi lain, kehadiran Marisa, seorang General Manager hotel berbintang yang menjadi klien Fikri dan juga Diana, perempuan yang pernah ditolong Fikri rupanya membuat Shira cukup berang juga. Mereka diam-diam inginkan Fikri untuk menjadi teman hidupnya dengan alasan ingin menjadi perempuan shalihah dan lepas dari masa lalu kelamnya.

Pun dengan Alzena. Walau bersahabat dengan Shira, demi mempertahankan ego cintanya pada Fikri, ia rela melepaskan cintanya dan diam-diam selalu ingin bisa mendekati Fikri. Lantas bagaimana dengan persahabatannya dengan Shira?

Dan Leni…

Ia terjebak dengan keputusannya sendiri menjadikan dirinya seperti tak memiliki pendirian. Jalan Rahbaniyyah yang dilakukannya di sebuah pesantren ternama di Jawa Timur rupanya tak membuahkan hasil hingga ia memutuskan kembali ke kampung halamannya sampai kemudian bertemu kembali dengan Handi, mantan suaminya. Adakah kisah lama mereka bisa diperbaiki setelah cukup lama terpisah? Lalu bagaimana dengan April yang begitu menyayangi Handi?

Lantas, bagaimana pula dengan Irul yang kemudian dijebak oleh Asti yang beralih profesi menjadi perempuan penghibur karena sebab patah hati olehnya?

Cinta, dendam, dan air mata berpadu menghadirkan api asmara yang siap menjerumuskan ke jurang penyesalan berkepanjangan. Semua dipertaruhkan. Bahkan harga diri pun siap digadaikan!

Irul yang merasa kesepian karena istrinya sedang dalam masa penyembuhan atas guncangan jiwanya, membuat penyakit lamanya kambuh. Ia muncul lagi sebagai Don Juan yang menaklukkan beberapa wanita highclass untuk pengobat kesepiannya. Di antaranya adalah Marisa, rekan bisnisnya sendiri yang cintanya pernah ditolak oleh Fikri. Dan Diana, yang diam-diam menaruh hati pada Fikri. Hingga asmara gila sempat mereka jalani sampai kemudian Fikri murka karena merasa Lidya yang sebagai adik angkatnya dikhianati oleh Irul.

Lain dengan Alzena. Ia malah berharap Fikri kembali pada Shira walau harus menanggung luka cintanya. Sampai kemudian bertemu dengan lelaki baik yang bisa membunuh cintanya pada Fikri. Siapa lelaki itu?

Dan Fikri…
Kisahnya kali ini diganggu dengan kehadiran seorang perempuan misterius yang bermata bening dan mengenakan cadar serta setiap ucapannya selalu menggunakan ayat-ayat Al Qur’an, membuatnya jadi kagum dan sangat penasaran. Perempuan itu pun diam-diam selalu memperhatikan Fikri dari jauh. Ketika dikejar, perempuan itu seperti menghilang dan tidak bisa ditemukan jejaknya. Fikri pun berusaha ingin mencari tahu siapa gerangan perempuan misterius itu. Sampai akhirnya ia benar-benar kehilangan jejaknya lantas kerinduannya kembali tertumpu pada Shira.

Ia yang semula cukup bisa menerima kenyataan bahwa Shira telah meninggalkannya ternyata berbuntut sebuah kerinduan mendalam dan memiliki keyakinan sendiri bahwa sebenarnya Shira pun masih mencintainya. Sampai akhirnya atas saran dari beberapa orang terdekatnya, ia terbang ke Paris dengan niat untuk memboyong Shira kembali ke Indonesia.

Akankah Shira luluh dengan pengorbanan Fikri menyeberangi samudera demi dirinya? Lalu bagaimana dengan Meyda yang kembali mengisi hari-hari Fikri?
Bagaimana pula dengan kisah Leni dan Handi yang sudah menemukan tambatan hati masing-masing sementara keduanya kembali menjadi dekat? Dan berhasilkan niat Farhan menemui Leni untuk menjadikan pendamping hidupnya?

Kisah perjuangan seorang gadis mencari keberadaan Tuhan yang sebenarnya. Masa kecil yang tragis, ayah yang dibunuh secara sadis dan ibu yang membuangnya karena menganggapnya gila dan biang kesialan. Amei harus melalui hari kelamnya dan diapun menderita skizofrenia.

Dalam keterasingan, Amei bertemu dengan dokter yang sedang mencari volunteer untuk penelitiannya. Dibantu dokter Husain, Amei mencoba untuk mengingat masa lalunya. Tentang Ayahnya yang mati secara tragis, tentang ibunya yang menganggapnya gila, tentang pamannya, A Liong yang menjadi kepala preman. Melalui dokter Husain pula, Amei mulai menemukan pintu keberadaan Tuhan. Dan layaknya manusia biasa, karena selalu bersama, membuat Amei menaruh rasa suka pada dokternya tersebut, namun sayang sang dokter sudah memiliki tunangan.

Sementra itu, Mei Hwa, ibunda Amei merasa menyesal telah menelantarkan anaknya dan kini berusaha untuk mencarinya. Namun sayang, ia harus berhadapan dengan A Liong sang kepala preman, yang merasa sakit hati dan menaruh dendam padanya. Melalui orang bayarannya, Mei Hwa terus diburu dan rumahnya pun dibakar hingga tak bersisa. Mei Hwa nyaris saja kehilangan nyawanya andai ia tidak diselamatkan oleh seorang ustad. Selamat dari maut, Mei Hwa merasa Tuhan yang tidak pernah dikenalnya telah memberinya kesempatan kedua yang tidak bisa ia sia-siakan.

Tidak hanya sang bunda yang mersakan rindu, Amei, sang anak pun merasakan hal yang sama terhadap sang ibu. Demi berjumpa kembali dengan sang ibu, Amei memutuskan pergi dari tempat tinggal dokter Husein untuk mencarinya. Namun sang ibu tidak mau bertemu dengan Amei karena satu alasan. Perasaan dendam kepada pamannya, A Liong, yang telah mengancurkan keluarganya, menenggelamkan semua yang dipunyainya, membawa Amei kepadanya. Namun di sana pula Amei mendapati kenyataan dan rahasia yang tidak sama sekali tidak pernah ia bayangkan, tentang Ayahnya, Pamannya, Ibunya dan tentu saja dirinya.

Kehidupan cinta pasangan ini, Mansur dan Wiwin, awalnya berjalan indah. Namun, tak disangka keduanya harus menghadapi kenyataan pahit, ayah Wiwin berubah menjadi membenci Mansur. Mulai dari persoalan ekonomi hingga cara berpikir, membuat api kebencian itu kian membara. Sang ayah menghendaki perpisahan diantara mereka dan Wiwin tak punya daya menentang ambisi ayahanya.

Ketika api kebencian itu menjadi nyala api, bak gayung bersambut, hadir seseorang dari masa lalu kehidupan cinta Wiwin, seseorang yang dulu sangat mecintai dan merindui Wiwin di setiap malamnya, Roni. Melalui tangan-tangan perkasa kedua orang tuanya, Wiwin didekatkan pada Roni. Dan perceraian itupun harus terjadi, Mansur merana dan Wiwin bersimpuh air mata.

Namun Rustam, sahabat karib Mansur yang juga sangat tahu seluk beluk kehidupan rumah tangga mereka, tak bisa tinggal diam. Apalagi telah hadir putri manis dari hasil perkawinan mereka. Rustam tahu, bukan hanya Wiwin yang menderita, namun juga putri mereka, Kayla.

Rustam pemuda yang baik. Dia tidak tega mengkhianati Mansur namun ia meminta ijin kepada Mansur untuk melamar Wiwin. Dengan hati tersayat, Mansur mengiyakan niat Rustam, karena ia lebih tidak rela jika Wiwin dan Kayla jatuh kedalam pelukan Roni. Dan dihari yang sama, 2 lamaran dari 2 pemuda itu pun terjadi. Dan ayah Wiwin pada akhirnya memilih Rustam sebagai menantu barunya.

Dan, penderitaan Wiwin tak berhenti. Di saat yang sama, Wiwin tak pernah bisa melupakan Mansur karena cintanya, tetapi juga tak ingin berkhianat sebagai istri Rustam.

Maka, apakah yang akan terjadi selanjutnya? Adakah Kayla akan bisa kembali bersatu dengan ayahnya? Bagaimana nasib pernikahan Rustam dan Wiwin pada akhirnya nanti? Bagaimana Rustam menghadapi dilema hati dan perasaan menghadapi kenyataan ini? Dan bagaimana pula nasib Mansur, yang tak pernah berhasil mencerabut akar cinta dan kerinduannya pada Kayla dan Wiwin?

Biduk rumah tangga yang dijalani Fikri dan Shira rupanya tak seindah yang mereka impikan. Kerikil yang semula kecil seiring waktu berjalan mendadak jadi batu sandungan dimana ketika Fikri baru pulang menggelar pameran di Pangandaran, ia mendapati Shira sedang bersama Jo di rumahnya.

Fikri sangat kecewa, pertengakaranpun tak terhindarkan dan Shira pun lantas memilih pergi dari rumah suaminya.

Selagi Fikri dibingungkan dengan masalah rumah tangganya, di saat yang bersamaan, Irul pun mendapatkan satu kejadian besar. Ia harus mengalami ujian sangat berat hingga membuat Lidya sakit dan terguncang hebat.

Ketika Fikri sedang menjenguk Lidya, ia bertemu dengan Shira yang sedang bersama Alzena. Di momen itulah Shira kemudian mengatakan sesuatu yang menggetarkan hati Fikri. Shira menyerahkan cincin mata safir mas kawinnya dari Fikri lantas mengatakan sesuatu yang meruntuhkan hati & jiwa suaminya itu.

Fikri tersungkur sujud. Dalam mimpi kemudian ia bertemu sesosok bermata bening yang memberinya satu kalimat indah yang kemudian ia dengar langsung dari seseorang yang baru dikenalnya. Diana kah? Ataukah Marisa? Ataukah sosok yang lain?

Bagaimana dengan sikap Leni setelah mengetahui apa yang terjadi pada rumah tangga lelaki yang diam-diam masih dicintanya itu?

Sujud-sujud indah hanya bisa Fikri lakukan mengharap sebuah keajaiban dalam penyesalan. Di antara serat-serat rindu cinta lain tumbuh.

Rasakan Menikmati Sensasi dan Keseruan Novel yang Tak Biasa, Mari Tersenyum dan Sekaligus Menangis dalam Satu Waktu

Berapa Harga Novel Best Seller Ini?

Harga Normal Satuan
129 Rb
Belum Termasuk Ongkir

Tapi Tenang, Bulan Ini Ada Promo Spesial yang Sulit Ditolak

HARGA PROMO

Beli 1 GRATIS 1
195 Rb

Beli 2 GRATIS 2
295 Rb

Beli 3 GRATIS 3
375 Rb

Beli 4 GRATIS 4
455 Rb

Beli 5 GRATIS 5
555 Rb

Order Hari Ini

FREE ONGKIR

Seluruh Indonesia*

*Kecuali Papua, Maluku & Sulawesi Tenggara
Bisa COD (Bayar di Tempat) Aman No Tipu
Namun Pembayaran via Transfer Mendapat Diskon Tambahan 19 Rb

Tunggu Apalagi, Yuk Segera Isi Form Pemesanan, Klik Tombol di Bawah

Nikmati Hari dengan Keseruan Novel Ini Seperti Mereka
Yang Sering Ditanyakan

Silakan KLIK Tombol Merah dan isi data dengan lengkap, lalu “Klik Saya Mau Pesan Novelnya” dan otomatis terhubung dengan WhatsApp Admin kami.

Yes, 100% PASTI DIKIRIM dan Sampai, karena kami penerbitnya LANGSUNG. Dan setiap 2 bulan sekali, kami menerbitkan judul-judul baru. Jadi tidak mungkin kami menggadaikan nama baik demi uang ratusan ribu dibandingkan ribuan pembaca setiap terbitan kami

Semua novel ready stok, pemesanan sebelum jam 3 sore, akan dikirim di hari yang sama, jika lebih dari jam 3 maka ikut pengiriman besok

Ya, 100% original karena kami penerbitnya langsung. Jika ada kerusakan, maka akan kami ganti dengan novel lain yang bagus, FREE

Iya, bisa COD (Bayar di Tempat) via JNT, TAPI jika via Transfer, ada Diskon tambahan 19 Rb, isi form dulu aja kak

Testimoni reader bisa dilihat di akun Instagram kami, silakan FOLLOW: @SinarKejora_id

Ya, bisa banget. Cukup dengan 85Rb otomatis jadi member dan berhak mendapat diskon 20% setiap kali order

Jangan Lewatkan Kesempatan Ini, Yuk Segera Pesan

Harga Promo dan Bebas Ongkirnya Tidak Akan Datang 2x, Tunggu Apalagi?